Jumat, 19 Agustus 2016

FOTOSINTESIS II UJI AMILUM



LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI TUMBUHAN
FOTOSINTESIS II UJI AMILUM
DOSEN PEMBIMBING       : Dr. Sri Amnah, M.Si

DISUSUN OLEH :
NAMA                                     : HAJRI YANI
NPM                                        : 126510795
KELAS                                    : 5.C-BIOLOGI
KELOMPOK                         : 6
TANGGAL                             : 20 DESEMBER 2014

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
PEKANBARU
2014

LAPORAN PRAKTIKUM
UJI AMILUM

I.    TUUAN PRAKTIKUM
·         Membuktikan bahwa dalam fotosintesis diperlukan cahaya matahari dan berlangsung pada bagian tumbuhan yang berklorofil.
·         Membuktikan bahwa dalam fotosintesis dihasilkan amilum.
II.LANDASAN TEORI
            Pati atau amilum adalah karbohidrat komplek yang tidak larut dalam air, berwuud bubuk putih tawar dan tidak berbau. Pati merupakan bahan utama yang dihasilkan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa dalamangka panjang. Hewan dan  manusia juga menjadikan pati sebagai sumber energi yang penting.
            Pati tersusun dari dua macam karbohidrat, amilum dan amilopektin, dalam komposisi yang berbeda- bada.  Amilosa memberikan sifat keras sedangkan amilopektin memberikan sifat lengket. Amilosa memberikan warna unggu pekat pada tes iodine sedangkan amilopektin tidak bereaksi . Penjelasan untuk gejala ini  belum pernah bisa tuntas dijelaskan.
LUGOL
            Lugol yodium, juga dikenal sebagai solusi lugol. Larutan yodium lugol sering digunakan sebagai antiseptic dan untuk desinfeksi darurat air minum, dan sebagai reagen untuk deteksi pati dilaboratorium rutin dan tes medis.Nama lain untuk selusi lugol adalah 12KI.
            Lugol diperoleh dari ahli kimia dan apoteker yang berlisensi untuk mempersiapkan dan mengeluarkan selusi.Dalam peraktikum uji amilum digunakan lugol.Lugol digunakan untuk  menguji apakah sesuatu makanan mengandung karbohidrat atau tidak.Bila makanan yang kita tetesi lugol menghitam, makamakanan  tersebut mengandung karbohidrat.Semakin hitam berarti makanan tersebut banyak mengandung karbohidratnya.
III. RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah dari praktikum ini ialah
·         Apakah ada pengaruh cahaya matahari terhadap daun yang ditutupi aluminium foil, dengan daun yang terbuka.
IV. HIPOTESIS
Hi : Ada  pengaruh cahaya matahari terhadap daun yang terbuka terkena cahaya matahari
V.ALAT DAN BAHAN
Alat
gelas
penjepit
alu
pembakar
Glass bekker
Penjepit
Aluminium foil
Pembakar bunsen
Bahan
daun sawo
alkohol
lugol
tissue
Daun sawo
Alkohol
Lugol
tissu
VI. LANGKAH KERJA
ü  Pilihlah 2 helai daun yang akan diamati selama 1-2 hari.
ü  Daun pertama ditutup dengan aluminium foil.
ü  Daun kedua dengan keadaan terbuka.
ü  Setelah 1-2 hari petik daun yang telah ditutup aluminium foil dan daun yang keadaan terbuka, kemudian rebus daun tersebut selama 10 menit.
ü  Pada hari ke 3 bawalah daun ketempat praktikum untuk melakukan pungujian.
ü  Cara melakukan uji amilum yaitu:
·         Rebus air dalam gelas beker sampai mendidih
·         Masukkan daun kedalam air mendidih selama 20 menit hingga warna daun berubah dan layu
·         Merebus daun dalam alcohol panas untuk melarutkan klorofilnya
·         Cucilah daun dibawah air mengalir
·         Tetesi dengan larutan lugol dan amati perubahannya.










VII. HASIL PENGAMATAN
Description: C:\Users\AcerMini257\Documents\20141220_142213.jpg
A                          B
Ini merupakan hasil perebusan daun yang dilapisi dengan aluminium foil dan daun terbuka.
Ket: A. Daun ditutupi aluminium foil
         B. Daun terbuka
Description: C:\Users\AcerMini257\Documents\20141220_134123.jpg
Ini adalah gambar daun yang sedang direbus pada larutan alcohol dengan menggunakan  pembakar busen selama 20 menit  atau sampai daunnya berubah warna


Description: C:\Users\AcerMini257\Documents\20141220_143018.jpg
Ini merupakan daun yang telah direbus dan telah ditetesi dengan larutan lugol.





Description: C:\Users\AcerMini257\Documents\20141220_143738.jpg
Dari hasil praktikum yang dilakukan daun yang dilapisi aluminium foil yang ditetesi lugol bercak- bercaknya lebih banyak  dibandingkan daun yang terbuka.


VIII. PEMBAHASAN
Proses fotosintesis yang terjadi pada tubuh tumbuhan akan menghasilkan amilum (karbohidrat). Hal ini dapat kita lihat pada definisi fotosintesis itu sendiri. Fotosintesis atau asimilasi karbon adalah proses pengubahan zat-zat anorganik H2O dan CO2 oleh klorofil menjadi zat organik karbohidrat dengan bantuan cahaya.
Pada tahun 1962, Gustav Julius Von Sachs, membuktikan bahwa pada fotosintesis terbentuk karbohidrat amilum. Adanya amilum dapat dibuktikan dengan pengujian dengan yodium, amilum dengan yodium memberikan warna hitam. Amilum hanya terdapat pada bagian daun yang hijau dan terkena sinar.

Theodore de Saussure berhasil menunjukkan hubungan antara hipotesis Stephen Hale dengan percobaan-percobaan "pemulihan" udara. Ia menemukan bahwa peningkatan massa tumbuhan bukan hanya karena penyerapan karbon dioksida, tetapi juga oleh pemberian air. Persamaan umum dari fotosintesis yang menghasilkan makanan (seperti glukosa).
6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2
Bagian daun yang terbuka terkena cahaya matahari langsung terbentuk amilum dari hasil fotosintesis. Sedangkan pada daun yang tidak terkena cahaya matahari tidak berlangsung fotosintesis.
Amilum adalah karbohidrat komplek yang tidak larut dalam air, berwuud bubuk putih tawar dan tidak berbau. Pati merupakan bahan utama yang dihasilkan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa dalam rangka panjang. Hewan dan  manusia juga menjadikan pati sebagai sumber energi yang penting. Lugol yodium, juga dikenal sebagai solusi lugol.Larutan yodium lugol sering digunakan sebagai antiseptic dan untuk desinfeksi darurat air minum, dan sebagai reagen untuk deteksi pati dilaboratorium rutin dan tes medis.Nama lain untuk selusi lugol adalah 12KI.
Pada percobaan ini kami menemukan ada perbedaan antara permukaan daun yang ditutup kertas karbon dengan yang tidak ditutup. Setelah ditetesi larutan betadine, pada bagian permukaan daun yang terbuka tampak berubah menjadi biru kehitaman. Ini menandakan pada bagian tersebut terdapat amilum yang merupakan hasil fotosintesis. Sedangkan bagian permukaan yang tertutup tampak berwarna pucat. Ini menandakan pada bagian tersebut tidak terdapat amilum karena tidak berlangsung fotosintesis.
Fotosintesis memerlukan cahaya, buktinya bagian daun yang terbuka terkena cahaya matahari langsung terbentuk amilum dari hasil fotosintesis Fotosintesis menghasilkan amilum, buktinya bagian daun yang ditutup aluminium foil (tidak terkena cahaya) berwarna pucat / tidak mengandung amilum karena tidak berlangsung fotosintesis.
            Proses fotosintesis memerlukan cahaya matahari, terjadi pada tumbuhan yang berklorofil. Dalam proses fotosintesis menghasilkan amilum. Ini bisa diketahui ketika permukaan daun yang terkena cahaya ditetesi larutan iodium warnanya berubah menjadi kehitaman. Bagian daun yang tidak terkena cahaya tidak akan melakukan fotosintesis sehingga tidak membentuk amilum dan warnanya pucat.
IX. KESIMPULAN
Simpulan yang bisa ditarik adalah:
    1. Fotosintesis memerlukan cahaya, buktinya bagian daun yang terbuka terkena cahaya matahari langsung terbentuk amilum dari hasil fotosintesis.
    2. Fotosintesis menghasilkan amilum, buktinya bagian daun yang ditutup kertas karbon (tidak terkena cahaya) berwarna pucat / tidak mengandung amilum karena tidak berlangsung fotosintesis.

Pada kegiatan uji Amilum ini, jika tanpa cahaya daun tidak melakukan fotosintesis. Hal ini ditandai dengan bagian daun yang ditutup tidak mengandung zat karbohidrat. Zat karbohidrat hanya dihasilkan pada bagian daun yang terkena cahaya matahari karena bagian daun yang terkena cahaya matahari dapat melakukan fotosintesis.
Proses fotosintesis menghasilkan amilum. Ini bisa diketahui ketika permukaan daun yang terkena cahaya ditetesi larutan betadine (iodium) warnyanya berubah menjadi biru kehitaman (iodium + amilum ----->biru kehitaman). Bagian daun yang tidak terkena cahaya tidak melakukan fotosintesis, sehingga tidak membentuk amilum. Ketika ditetesi iodium warnyanya pucat. Berarti hipotesisnya diterima bahwa cahaya matahari mempengaruhi uji amilum.






DAFTAR PUSTAKA
Asisten Pembimbing, Diktat panduan praktikum FisiologTumbuhan, Universitas Islam Riau. 2013. Laboratorium dasar: Pekanbaru
Buana, eqi, dkk.2011. Makalah uji amilum dan lugol. Regina:Bogor
Darmawan, J. dan J. S. Baharsjah. 2010. Uji amilum- lugol. SITC: Jakarta.
Anonim. 2009. Stomata. <http://www.en.wikipedia.org//>. Diakses tanggal 22 Desember 2014.
Halim, A. 2009. Mekanisme Kerja, Biosintesis, dan Peranan Stomata Dalam Metabolisme. <http://agushalim.blogspot.com/>. Diakses tanggal 22 Desember 2014 jam 12.35 wib pada-tumbuhan.
Nurhayati, Nunung. 2011. Biologi Bilingual untuk SMA/MA kelas XII. Bandung: Yrama Widya
Akhyar, Salman. 2004. Biologi untuk SMA kelas III Semester I. Pontianak: Grafindo
Pratiwi, dkk. 2006. Biologi jilid 3. Jakarta: Erlangga










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasib dan Takdir Bukan sebuah Rencana

Perempuan tidak ditakdirkan menjadi penunggu. Tetapi juga pencari Sebab, jika selama hidupmu hanya menanti. Pernahkah kau b...